| Fakta-fakta Tentang Merokok |
| Kesehatan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ditulis oleh Resi Nisasuci | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kamis, 02 April 2009 17:13 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Buat kamu yang suka merokok Menurut sebuah catatan, warga Mesir menghabiskan sekitar US$1,08 miliar atau sekitar Rp10,8 triliun setiap tahunnya untuk merokok. Bila dirata-rata, sekitar 22% penghasilan setiap orang hanya untuk membeli rokok, kata Menteri Kesehatan Mesir, Ismail Sallam (pada waktu itu). Dari data pada 2001, Mesir, yang berpenduduk hampir 68 juta orang, mengonsumsi sekitar 85 miliar batang rokok setiap tahun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar delapan persen setiap tahun. Konsumsi rokok di Indonesia, terutama untuk perokok pemula, tumbuh paling pesat di dunia. Persentase konsumsi rokok tersebut, yakni 44% perokok usia 10-19 tahun dan 37% usia 20-29 tahun. Penerimaan cukai rokok pada 2000 mencapai Rp10,27 triliun, sedangkan belanja kesehatan akibat merokok sesuai data dari Ditjen POM Depkes pada tahun yang sama mencapai Rp11 triliun Sebuah survei yang dilakukan Synovate-AsiaBUS seperti dilansir Daily Research News Online menunjukkan kalo Indonesia itu "surga" buat para perokok. Survei bulanan ini diperkenalkan pada Januari 2003 dengan jumlah responden seribu orang dari empat kota besar di Indonesia. Survei itu menunjukkan bahwa 60% populasi cowok dewasa mengaku merokok, sedangkan kaum cewek yang merokok sebanyak 4%. "Merokok sangat jarang dilakukan perempuan Indonesia," kata Robby Susatyo, Managing Director Synovate Indonesia. Rata-rata rokok yang dihabiskan cewek Indonesia yang merokok sebanyak enam batang per hari, sedangkan cowok Indonesia rata-rata nyedot sembilan batang rokok per hari. Ironinya, survei itu juga menunjukkan bahwa 100% perokok menyadari bahaya merokok. Semua responden mengetahui peringatan pemerintah. Namun, mereka sulit menghentikan kebiasaan merokok itu. Sebanyak dua per tiga perokok setuju dengan statement, "Saya kecanduan rokok". Jadi, nggak usah kaget jika mayoritas perokok mengatakan mereka telah putus asa untuk berhenti merokok, dan mayoritas mereka yang berusaha berhenti merokok, berakhir dengan kegagalan. Padahal, dampak merokok bagi kesehatan terbilang parah banget. Nggak kurang dari 4000 zat kimia beracun masuk ke dalam tubuh lewat merokok! Bisa dibayangkan, bila seseorang merokok, rongga mulutnya, bak wadah limbah kimia aja. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri atas komponen gas (85%) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen siandia, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol, dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat kimia di dalam rokok. Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida, dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi, dan menimbulkan kanker (karsinogen). Untuk kita sebutin satu per satu, jelas nggak mungkin, tapi sebut deh, nikotin. Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari udah bisa membuat seseorang ketagihan. Di Amerika Serikat, rokok putih yang beredar di pasaran memiliki kadar 8-10 mg nikotin per batang, sementara di Indonesia berkadar nikotin 17 mg per batang Terus, ada timah hitam (Pb) yang dihasilkan oleh sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkus rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari akan menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas bahaya timah hitam yang masuk ke tubuh adalah 20 ug perhari. Bisa dibayangkan, bila seorang perokok berat mengisap rata-rata 2 bungkus rokok per hari, berapa banyak zat berbahaya ini yang masuk ke dalam tubuh! Sementara itu, orang yang mengisap asap rokok alias jadi perokok pasif, justru malah nggak aman. Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami risiko (dibanding yang nggak mengisap asap rokok) 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan, 4x menderita kanker esophagus, 2x kanker kandung kemih, dan 2x serangan jantung. Jangan lupakan juga faktor ekonomisnya. Entah udah berapa ratus ribu uang yang dihabiskan seorang perokok dalam sebulan. Seandainya sehari ia menghabiskan 1 bungkus seharga 5 ribu perak, berarti 150 ribu rupiah uang ia keluarkan per bulan, atau 1,8 juta rupiah per tahun. Gimana kalo sehari ia menghabiskan dua bungkus? Gimana juga kalo rokoknya kelas elite? Hitung sendiri, deh! Nah, gimana? Apa kamu masih mau nerusin kebiasaan merokok? Pikir-pikir lagi, deh! Lagian, nggak ada korelasinya antara rokok ama kejantanan. Bahkan, terbukti rokok menyebabkan impotensi. Hiii...!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

Bagaimana Pesawat Da...
God Bless, Sang Lege...
rocker telah tergantikan oleh orang o...
God Bless, Sang Lege...
kemakah lagu lagu rock sekarang
Ballerina, Pejuang P...
hebat...made in indonesia hebat, muda...
Printer Epson Multif...
Kalo scan pake software bawaan EPSON,...